Tingkatkan Kualitas Tata Kelola, PPJKBA dan IMLA Sukses Gelar Webinar Persiapan Akreditasi Jurnal 2026


JAKARTA – Guna meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan kesiapan pengelola jurnal dalam menghadapi masa akreditasi, Perkumpulan Pengelola Jurnal Kajian Bahasa Arab (PPJKBA) Indonesia bekerja sama dengan Ittihad Mudarrisi al-Lughah al-‘Arabiyyah (IMLA) Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan “Webinar Persiapan Akreditasi Jurnal 2026” yang dilaksanakan secara daring.
Acara yang dipandu dengan apik oleh Muchsinul Khuluq, M.Pd. selaku moderator, diawali dengan sambutan dari Ketua Umum PPJKBA Indonesia sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal IMLA Indonesia, Dr. Azkia Muharom Albantani. Dalam sambutannya, Dr. Azki menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar-pengelola jurnal kajian bahasa Arab di Indonesia. Ia juga mendorong agar setiap jurnal terus berupaya meningkatkan kualitas manajerial dan substansi artikel sehingga siap menghadapi instrumen penilaian akreditasi yang semakin dinamis.
Memasuki sesi inti, webinar ini menghadirkan dua pakar publikasi ilmiah yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Ade Arip Ardiansyah dan Dr. Ahmad Habibi Syahid. Keduanya mengupas tuntas materi terkait pembaruan kebijakan akreditasi jurnal nasional terbaru yang akan berlaku.
Dr. Ade Arip Ardiansyah dan Dr. Ahmad Habibi Syahid secara bergantian memberikan pemaparan komprehensif serta membagikan strategi-strategi jitu agar jurnal dapat memenuhi standar akreditasi. Materi yang disampaikan tidak hanya seputar pemenuhan syarat administratif, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas substansi naskah, diversifikasi asal penulis, hingga manajemen penerbitan yang etis agar pengelola jurnal dapat memperoleh hasil akreditasi yang optimal dan naik peringkat.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari para peserta. Tercatat, webinar ini dihadiri oleh sekitar 40 pengelola jurnal kajian bahasa Arab yang tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, hingga Kepulauan Nusa Tenggara.
Diskusi berjalan interaktif, di mana para peserta aktif bertanya terkait kendala teknis dan strategi perbaikan tata kelola jurnal di institusi masing-masing. Melalui kegiatan kolaboratif ini, PPJKBA dan IMLA Indonesia berharap jurnal-jurnal kajian bahasa Arab di Tanah Air dapat semakin bereputasi, menembus indeksasi nasional maupun internasional yang lebih tinggi, serta terus menjadi wadah diseminasi keilmuan yang berkualitas.
